Guru Pancasila: Wira Usaha
Tampilkan postingan dengan label Wira Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wira Usaha. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Maret 2025

Kemandirian Sekolah PKBM melalui Usaha Mandiri: Solusi Berkelanjutan untuk Pendidikan

 



Pendahuluan

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran penting dalam menyediakan pendidikan bagi masyarakat, khususnya yang tidak terjangkau oleh sistem pendidikan formal. Namun, ketergantungan pada dana pemerintah sering kali menjadi kendala dalam pengelolaan dan pengembangan PKBM. Untuk itu, konsep kemandirian sekolah PKBM melalui usaha mandiri menjadi solusi yang layak untuk dipertimbangkan.

Ide Kemandirian Sekolah PKBM

Kemandirian sekolah PKBM dapat diwujudkan melalui berbagai jenis usaha yang mampu menghasilkan pendapatan tetap untuk membiayai kebutuhan operasional sekolah. Beberapa contoh usaha yang dapat dijalankan antara lain:

  • Kebun Sawit atau Pertanian: PKBM dapat mengelola lahan pertanian atau perkebunan sawit yang hasilnya dapat dijual untuk mendukung operasional sekolah.

  • Usaha Fotokopi dan Percetakan: Menyediakan layanan fotokopi, cetak dokumen, dan penjilidan untuk siswa serta masyarakat sekitar.

  • Koperasi Sekolah: Menjual kebutuhan alat tulis, buku, seragam, dan barang kebutuhan sehari-hari.

  • Pelatihan dan Jasa: Mengadakan kursus keterampilan seperti komputer, menjahit, atau memasak dengan biaya tertentu.

  • Budidaya Hidroponik: Mengembangkan pertanian sayuran seperti seledri, kangkung, dan bayam untuk dijual di pasar lokal.

Cara Mewujudkan Kemandirian PKBM

  1. Pemetaan Sumber Daya: Mengidentifikasi potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh PKBM, termasuk lahan, tenaga kerja, dan keterampilan tutor serta peserta didik.

  2. Membentuk Tim Pengelola: Menunjuk tim khusus yang bertanggung jawab dalam pengelolaan usaha sekolah.

  3. Mencari Sumber Modal Awal: Modal dapat diperoleh dari iuran anggota, donasi, atau kerja sama dengan pihak swasta.

  4. Menjalin Kemitraan: Bekerja sama dengan pemerintah daerah, LSM, atau perusahaan untuk mendapatkan pendanaan dan pelatihan usaha.

  5. Membuat Rencana Bisnis: Menyusun perencanaan bisnis yang jelas, termasuk analisis pasar, strategi pemasaran, dan proyeksi keuntungan.

  6. Monitoring dan Evaluasi: Secara berkala mengevaluasi perkembangan usaha dan mencari cara untuk meningkatkannya.

Tantangan dalam Mewujudkan Kemandirian PKBM

  • Keterbatasan Modal: Banyak PKBM mengalami kesulitan dalam mendapatkan dana awal untuk memulai usaha.

  • Kurangnya Sumber Daya Manusia yang Kompeten: Tutor atau pengelola mungkin tidak memiliki pengalaman dalam mengelola bisnis.

  • Persaingan Pasar: Usaha yang dijalankan PKBM harus bersaing dengan bisnis yang sudah mapan.

  • Perubahan Kebijakan Pemerintah: Regulasi yang berubah-ubah dapat mempengaruhi keberlanjutan usaha PKBM.

  • Minimnya Kesadaran Masyarakat: Masyarakat mungkin belum terbiasa dengan konsep PKBM yang mandiri secara finansial.

Dasar Hukum dan Regulasi

Kemandirian PKBM dapat didukung oleh berbagai regulasi yang ada di Indonesia, antara lain:

  • Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional: Menyebutkan bahwa pendidikan nonformal dapat mengembangkan sumber pendanaannya sendiri.

  • Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan: Memungkinkan satuan pendidikan untuk mencari pendanaan mandiri.

  • Permendikbud Nomor 81 Tahun 2013 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan PKBM: Menyatakan bahwa PKBM dapat mengelola sumber daya secara mandiri.

Kesimpulan

Mewujudkan PKBM yang mandiri secara finansial melalui usaha produktif bukanlah hal yang mustahil. Dengan perencanaan yang matang, pengelolaan yang profesional, serta dukungan regulasi yang ada, PKBM dapat memiliki sumber pendapatan sendiri untuk membiayai operasionalnya. Meskipun ada berbagai tantangan, dengan strategi yang tepat, PKBM dapat menjadi lembaga pendidikan yang berkelanjutan tanpa terlalu bergantung pada dana pemerintah



Selasa, 17 September 2013

Bisnis Ritel Indonesia

Bicara mengenai bisnis, akhir-akhir ini marak bermunculan yang namanya Bisnis Ritel atau dalam basa inggris disebut retail yang menurut wikipedia adalah salah satu cara pemasaran produk meliputi semua aktivitas yang melibatkan penjualan barang secara langsung ke konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan bisnis. Organisasi ataupun seseorang yang menjalankan bisnis ini disebut pula sebagai pengecer. Pada prakteknya pengecer melakukan pembelian barang ataupun produk dalam jumlah besar dari produsen, ataupun pengimport baik secara langsung ataupun melalui grosir, untuk kemudian dijual kembali dalam jumlah kecil.

Menjamurnya ritel atau retail sudah menjadi hal yang lumrah dikarenakan negara ini merupakan negara berkembang yang memiliki banyak sekali penduduk yang kebanyakan membeli barang dalam bentuk eceran. contoh ritel di Indonesia sudah sangat banyak sekali misalnya Alfamart dan Indo Maret.

Orang-orang bisa membuat ritel mereka sendiri dengan menyetorkan modal dengan besaran tertentu kepada perusahaan dengan nama besar untuk andil dalam usaha ritel milik mereka, keunggulan kita bergabung atau berinvestasi dengan memberikan modal pada perusahaan ritel besar adalah kita tidak lagi bingung dengan rencana bisnis kedepanya karena kita akan di pandu oleh perusahaan, kita juga tidak perlu repot-repot dalam branding karena produk dengan brand perusahanan besar sudah terkenal, kita tinggal menjalankannya dengan baik dan untung didapat. namun begitu ada juga sih kekurangnya semisal modal terlalu besar, kreativitas wirausaha kita berkurang karena kita hanya dituntun manajer diatas dan lainya.

Ada tiga hal pokok yang harus di lihat dalam membuka usaha ritel yakni 

1. Dalam berbisnis atau berusaha dalam membuka ritel, orang yang membuka ritel tidak bisa selalu melakukan seluruh pekerjaan bisnis ritel sendiri, maka dari itu dibutuhkan seorang manajer yang handal  yang mampu mengerjakan pekerjaannya sesuai dengan ekspektasi pengusaha.

2. Harus ada konsep yang jelas dan terarah mengenai usaha ritelnya seperti apa dan sistem yang bagus baik dalam manajemen maupun rantai produksi hingga sampai ke tangan konsumen. Selain itu perusahaan harus mempunyai sistem penjualan yang efektif dan efisien, terutama dalam mempromosikan agar pesan brand bisa tersampai dengan baik pada calon konsumen.

3. Yang terakhir harga suatu produk ritel harus dijaga agar tetap kompetitif, tidak terpaut jauh dengan di pasaran. dan pengusaha juga harus mampu mengisi celah atau cara yang belum dimanfaatkan kompetitor atau pesaing lain. Mereka harus mampu melakukan hal yang belum dilakukan itu dengan baik dan mendapat hasil yang baik pula.

bagaimana tertarik selamat mencoba ya.

Kamis, 23 Mei 2013

Start Up lokal Unila bisa saja buat Kuliah gratis

Sumber Gambar startupopen.com
Mahasiswa, adalah insan yang melanjutkan pendidikannnya ke jenjang perguruan tinggi atau sederajat. Banyak di antara mereka memiliki ide-ide baru maupun gagasan  baru, beberapa dari mereka bahkan memiliki ide – ide yang luar biasa cemerlang, namun terkadang ide-ide itu sangat susah diangkat ke permukaan dikarenakan banyaknya kendala dan masalah yang di hadapi.

Era moderen saat ini dunia tengah memasuki era dunia global dan era dunia digital yang karenanya hampir tidak ada lagi  jarak antara ruang dan waktu. Segala informasi baik antara ujung dunia satu dengan yang lainnya dapat di akses dengan satu kali menekan tombol di komputer ataupun gadget elektronik lainnya.

Start up, adalah bentuk nyata lainya dari peradaban dunia manusia yang semakin modern dan serba digital, start up adalah perusahaan ataupun bentuk usaha yang konten ataupun produknya ditampilkan di dunia maya dengan segala kecanggihannya. Contoh dari start up adalah facebook, yahoo, dan banyak lainnya masing-masing memiliki model, ide, dan layanan masing-masing kesemuanya merupakan jawara-jawara dalam dunia maya, dan kesemuanya pula lahir dari ide-ide insan-insan kratif dan memiliki optimisme yang tinggi. Mereka (founder) dapat bergerak maju dengan pesat karena di luar sana banyak sekali yang mendukung apa yang mereka lakukan baik insvestor maupun pemerintah, bahkan pada Universitas mereka difasilitasi ruang untuk mengembangkan ide kreatifitas itu berupa startup-starup kecil yang kemudian menjadi besar dan besar.

Bagaimana dengan kondisi kekinian mahasiswa Universitas Lampung ? penulis masih jarang menjumpai sosok-sosok dengan ide start up yang cemerlang, walaupun ada namun terkendala dengan biaya atau modal serta hal-hal lainnya. Salah satu mahasiswa Unila yang sarat aktif dengan dunia start up di lokal adalah Eko Ari Wijayanto, start up pertamanya adalah layanan komplain (komplen.in) bagi para costumer, idenya adalah costumer bisa komplain dengan pelayanan dan kualitas suatu produk tertentu, namun layanan ini belum berkembang pesat. Kedua adalah wasiatbox.com idenya adalah para user bisa meninggalkan pesan-pesan ertentu sebagai wasiat. Yang terbaru adalah fokoku.com ide dari start up ini adalah jejaring sosial atau bahkan perankingan antar kampus antar alumni di seluruh Indonsia, namun sayang kurangnya apresiasi dari kalangan kampus sendiri membuat startup yang Eko buat seolah mati suri. Selain itu perlunya modal (biaya server, hosting dan pegawai) membuat banyak startup menutup diri.

Potensi startup di lingkungan kampus Unila bisa saja ditingkatkan, dan menjadi sumber lain pendapatan Unila jika pihak kampus mau berkordinasi dengan mahasiswa-mahasiswa dengan ide-ide cemerlang penyuka startup itu kemudian memberikan bimbingan pelatihan dan bahkan dengan membiayai para startup lokal di lingkungan Unila pihak kampus bisa meminta 10% saham kepemilikan dan keuntungan dari start up itu. Bayangkan saja contoh adalah facebook memiliki keuntungan hingga milyaran dolar perbulannya dari penayangan iklan dan konten lainnya di setus besutannya itu, jika para start up lokal kita berhasil dan konten yang di sajikan meraup untung yang besar berapa keuntungan kampus yang bisa di peroleh, itu hanya satu startup dari satu mahasiswa namun jika ada puluhan start up potensial yang ada di Unila dan Unila membantu permodalannya, bukan tidak mungkin Kuliah di Unila bisa gratis dengan subsidi silang keuntungan startup ?

kunci dari startup yang sukses adalah ide, dukungan, manfaat, promosi dan moment peluncuran atau launching. Dan jika kesemua ini di bantu oleh Pihak kampus bisa saja para startup lokal Unila bisa merajai pasar startup Indonesia bahkan dunia. dan saat ini tentu para startup lokal Unila menunggu apa jawaban kampus ketimbang mencari permodalan investor lain, karena rasa cinta dengan almamaternya. Unila bisa !!

Senin, 21 November 2011

Bidang Usaha Peternakan Sapi Bali

I Ketut Susana
tugas mata kuliah kewirausahaan : I Ketut Susana

Bidang usaha yang saya pilih adalah peternakan, yaitu peternakan Sapi Bali. Bidang usaha yang akan saya geluti ini bergerak dalam dua kegiatan yaitu kegiatan pembibitan dan penggemukan Sapi Bali.

Minggu, 20 November 2011

Bidang Usaha Perternakan : Berternak Kelinci Pedaging (kelinci Lokal)

Alasan memilih berternak kelinci :

Berikut alas an mengapa saya memilih bidang usaha berternak kelinci:
1. Berternak kelinci menjanjikan untung yang besar, bisa mencapai lebih dari 100 %. Selain permintaannya yang terus meningkat dipasaran, modalnya relative kecil dan pemeliharaan hewan pengerat ini relative mudah.
2. Kelinci pada masa kini tah melulu menjadi bahan percobaan di laboraturium saja, ataupun menjadi hewan peliharaan (hewan hias). Daging kelinci merupakan santapan yang lezat yang bisa menambah gizi masyarakat kelas menengah kebawah. Selain itu pula kelinci rasanya gurih bisa diolah menjadi berbagai macam masakan.
3. Wilayah tempat tinggal saya yang masih pedesaan ( desa Bandarsari kec. Padang Ratu Lam – Teng) cocok sekali untuk menyokong kebutuhan pakan ternak kelinci, alamnya masih banyak rumput segar, dan untuk menambah zenis pakan, di desa saya juga terdapat pabrik tahu yang ampasnya bisa di jadikan tambahan pakan.

Senin, 10 Oktober 2011

KEWIRAUSAHAAN DAN KIATNYA

Kewirausahaan
Sahabat-sahabat semua ini adalah buku tentang kiat sukses berwira usaha, isinya lumayan manteploh bagi sahabat yang ingin berkarir di bidang wirausaha. sedikit rangkuman dari buku ini semoga bermanfaat dan anda juga berniat membeli buku ini, ingat jangan asal copas lebih baik beli bukunya agar lebih paham. ok langsung saja kita lihat rangkumannya:

Sabtu, 07 Mei 2011

Pembuatan Sosis Ikan

Sosis ikan adalah salah satu olahan yang dibuat dari pasta ikan yang ditambah dengan bumbu-bumbu, kemudian dibungkus/dikemas dengan usus kambing atau pengemas lainnya yang biasa disebut “Casing”.

Pembuatan Abon Ikan

Langkah Kerja

A. Prinsip Pembuatan Abon Ikan
Pada prinsipnya abon ikan merupakan suatu metode pengawetan dengan kombinasi antara perebusan / pengukusan dan penggorengan serta penambahan bumbu-bumbu tertentu. Produk yang dihasilkan mempunyai tekstur yang lembut, rasa dan aroma yang khas. Abon ikan bisa digunakan untuk teman makan nasi, teman makan roti, dll

Pembuatan Siomay

A. Memilih Bahan Baku (ikan)

Untuk mendapatkan hasil olahan yang baik, pada pembuatan siomay dibutuhkan bahan baku/daging ikan yang masih segar. Jenis ikan (hasil perikanan) yang baik untuk bahan baku antara lain :

Kerupuk Jagung Membuka Peluang Usaha Industri Rumah Tangga

Berdasarkan urutan bahan makanan pokok di dunia, jagung menduduki urutan ke 3 setelah gandum dan padi. Di Indonesia sendiri, jagung merupakan komoditi tanaman pangan kedua terpenting setelah padi. Bahkan dibeberapa daerah seperti Madura dan Gorontalo, jagung merupakan makanan pokok.Jagung ditanam setiap musim sehingga selalu tersedia sepanjang tahun. Jika jagung telah ditanam atau diusahakan masyarakat setempat, ini berarti jagung mampu memberi peluang berusaha, dapat dilakukan dan diterima oleh masyarakat setempat sehingga berdampak pada penyerapan tenaga kerja serta pengembangan industri-industri kecil dan menengah. Jagung berperan penting dalam perekonomian nasional dengan berkembangnya industri pangan yang ditunjang oleh teknologi budi daya dan varietas unggul.

Peluang Usaha Pembuatan Kerupuk Ampas Tahu

untitled3Ampas tahu merupakan hasil sampingan yang diperoleh dari proses pembuatan tahu kedelai. Ampas ini biasanya dimanfaatkan untuk pakan ternak dan sebagian lainnya digunakan oleh beberapa masyarakat perdesaan untuk diolah menjadi bahan pembuat tempe gembus.
Mengingat kandungan protein dan lemak pada ampas tahu yang tinggi yaitu protein 8,66%; lemak 3,79%; air 51,63% dan abu 1,21%, maka sangat memungkinkan ampas tahu dapat diolah menjadi bahan makanan yang beragam variasinya. Sebagai gagasan yang “beda”, maka ampas tahu dapat dimanfaatkan menjadi kerupuk yang bernilai tambah lebih tinggi.

Teknik Membuat Batik

Yang dimaksud dengan “teknik membuat batik” adalah proses-proses pekerjaan dari permulaan yaitu dari mori batik sampai menjadi kain batik. Dalam pembuatannya secara umum dibagi menjadi dua tahap yakni:

a. Persiapan, yaitu berbagai macam pekerjaan pada mori sehingga menjadi kain yang siap untuk dibuat batik. pekerjaan ini meliputi;

Membuat Kerupuk Udang Enak & Sehat



Kerupuk memang bagian yang tidak dapat dilepaskan dari tradisi masyarakat Indonesia. Dan hampir setiap orang menyukai kerupuk, selain rasanya yang enak harganya juga relatif terjangkau. Secara umum kerupuk adalah bahan kering yang berupa lempengan tipis yang terbuat dari bahan baku seperti ikan, kulit dan dapat juga berasal dari udang.

Akan tetapi saat ini begitu banyak kerupuk yang menggunakan bahan-bahan pangawet yang tidak diizinkan atau membahayakan konsumen, seperti penggunaan boraks. Padahal untuk pembuatan semua jenis kerupuk sama sekali tidak memerlukan bahan pengawet dalam pembuatannya.

Alat Pembuat Kerupuk Udang

Untuk membuat adonan kerupuk udang tidaklah terlalu sulit dan alat-alat yang dibutuhkan juga tidak terlalu rumit. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah udang sebagai bahan utama dan bahan-bahan tambahannya seperti tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih dan juga garam.

Alat-alat yang dibutuhkan untuk pembuatan dalam jumlah kecil tidak terlalu banyak dan dapat menggunakan alat dapur sederhana seperti baskom, tampah, cobek dan juga loyang. Semua alat tersebut dapat kita beli di pasar atau toko terdekat. Sedangkan untuk produksi dalam skala besar biasa menggunakan alat penghancur udang/ikan, alat pelembut bahan-bahan, pencetak, alat pengukus ukuran besar, mesin pemotong dan juga oven.

Bila anda ingin mencoba membuat kerupuk udang enak dan sehat, langkah-langkah sederhananya adalah sebagai berikut :

Bahan

    Udang segar sebanyak 3/4 kg.
    Garam
    Tepung Tapioka
    Telur Ayam
    Bawang Putih
    Bawang Merah
    Bawang Daun
    Ketumbar

Alat

    Panci
    Pisau
    Pengaduk
    Kompor
    Nampan atau Wadah Pengering

Cara Membuat Kerupuk Udang :

    Udang/Daging Ikan Ditumbuk Halus, Tambahkan Bumbu, Garam, Gula Dan Air Secukupnya.
    Tambahkan Tepung Tapoka Dan Telur, Diaduk Rata Dan Adonan Padat/Kompak.
    Adonan Dibentuk Bulat Dan Panjang Seperti  Lontong
    Lontong Adonan Dikukus Sekitar 2 Jam
    Setelah Cukup Matang, Diangkat Dan Dibiarkan Dingin
    Lontongan Diiris Tipis-tipis
    Irisan Dijemur Selama 2-3 Hari Sampai Kering
    Kerupuk Ikan Siap Digoreng.

TIPS MENINGKATKAN NILAI TAMBAH KERUPUK

Untuk memberi nilai tambah, kerupuk udang tidak hanya di jual dalam keadaan setengah pakai saja, tetapi juga dalam keadaan siap makan atau sudah digoreng. Karena bila di jual dalam keadaan matang dirasa bisa jauh lebih menguntungkan.Tetapi yang harus diperhatikan bila menjual kerupuk udang dalam keadaan siap makan adalah penggunaan minyak goreng yang dipakai, karena bila minyak goreng telah digunakan lebih dari tiga kali justru akan memberi kerupuk udang yang dihasilkan mudah cepat tengik. Hal ini dikarenakan minyak goreng yang dipakai sudah rusak, sehingga pengulangan penggunaan minyak goreng sebaiknya dibatasi.

Selain itu dalam hal kemasan, untuk meningkatkan nilai jual sebaiknya dibuatkan kemasan yang unik dan transparant. Pilih gambar dan warna yang pas serta design yang mampu mengundang selera konsumen untuk membelinya

Ad Placement

kelas

civic

ppkn