Guru Pancasila: belajar
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Maret 2019

Agar anak giat belajar dengan sendiri



Tentunya orang tua harus melakukan banyak cara untuk dapat membuat anak mau belajar. Anak-anak yang sulit belaja dapat disiasati dengan pola didik yang dilakukan oleh orang tua. Setidaknya ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mendidik anak menjadi lebih rajin belajar.

mendidik anak agar mau belajar merupakan informasi yang sangat dibutuhkan oleh orangtua, khususnya ibu yang banyak menghabiskan waktu bersama anak. Anak-anak di usia dini memang masih sulit untuk belajar dan belum mengerti apa manfaat dari belajar itu sendiri. Lalu bagaimana jika kesulitan belajar dialami oleh anak-anak yang seharusnya sudah mengerti apa manfaat dari belajar?

    Selalu Memberikan Dukungan

Cara mendidik pertama yang perlu dilakukan orang tua agar anak mau belajar adalah dengan selalu memberikan dukungan pada apapun yang anak anda lakukan. Termasuk dalam keinginan anak untuk memilih sekolah dan cita-citanya. Hal-hal dukungan yang terlihat kecil ini, sebenarnya sangat memiliki pengaruh dalam menentukan apakah anak anda akan rajin belajar atau tidak. Akan tetapi, ketika seorang anak merasakan dukungan orang tua atas keinginannya maka anak pun akan merasa bertanggung jawab dan berusaha untuk dapat mencapai cita-citanya dengan belajar dengan sungguh-sungguh. (Baca Juga: Cara Mengatasi Keputihan  ,Gejala Kista pada Wanita)

    Melakukan Terapi Hypnosleep

Hypnosleep merupakan salah satu jenis terapi yang dilakukan saat anda sedang tidur. Seperti namanya, terapi ini dilakukan dengan cara “menghipnotis” anak-anak melalui kata-kata yang terus kita ucapkan di telinganya ketika sedang tidur. Akan tetapi, anda harus meyakinkan bahwa anak anda telah berada dalam fase tidur nyenyaknya. Alam bawah sadar anak akan menangkap kata-kata motivasi anda dan berangsur-angsur mensugesti anak untuk menjadi lebih rajin belajar setiap harinya. Fungsi dari terapi hypnosleep ini memang masih banyak dipertanyakan, namun tidak ada salahnya untuk mencoba bukan?

    Memberikan Waktu untuk Berkomunikasi dengan Anak

Orang tua yang perhatian dan memang memperhatikan manfaat dari anak belajar, harusnya dapat memberikan waktu untuk berkomunikasi dengan anak. Waktu komunikasi ini dapat anda isi dengan menanyakan apa saja aktivitas anak anda di sekolah, apakah ada hal yang menarik atau adakah hal yang tidak dia sukai hari ini terjadi di sekolah? Perhatian dengan komunikasi ini sangatlah efektif untuk membuat anak anda menyadari bahwa anda benar-benar perhatian untuk kesuksesan dirinya. Anak-anak yang merasakan ketulusan perhatian anda ini, kemudian akan termotivasi untuk terus belajar.

    Memberikan Reward ketika Anak Berprestasi

Satu lagi cara mendidik anak agar mau belajar adalah dengan memberikan reward ketika anak anda berprestasi. Jangan pernah memberikan anak anda reward tanpa sebelumnya menunjukkan usaha dan upaya untuk terus belajar. Anak-anak yang merasakan reward ketika berprestasi ini, kemudian diketahui dapat terus termotivasi untuk belajar dan kembali mencapai prestasi lagi. Prestasi ini pun kemudian menjadi alasan mengapa anak-anak harus terus belajar dan akhirnya anak-anak pun menjadi menemukan arti tersendiri, bahwa melalui belajar ada banyak hal yang bisa ia miliki. (Baca Juga: Ciri Ciri Pria Bertanggung Jawab)

    Mencoba Menjelaskan Manfaat Belajar untuk Anak

Selanjutnya anda juga dapat mencoba menjelaskan manfaat belajar untuk anak anda sebagai cara untuk membuatnya mengerti dan mau belajar. Anda harus memberikan waktu dan mengajak anda berbincang-bincang mengenai apa saja manfaat dari belaja untuk masa depannya nanti. Anak-anak pun harus dibuat mengerti bahwa dengan belajar, berbagai hal yang diinginkan dapat dimiliki. Oleh karena itu, anda pun diharapkan dapat mencoba mengkomunikasikan berbagai manfaat belajar kepada anak anda.

    Menerapkan Jam Belajar secara Disiplin

Selain itu, setiap orang tua yang ingin anaknya mau belajar tanpa dipaksa dapat menerapkan jam belajar secara disiplin. Belajar dengan disiplin ini merupakan salah satu cara yang paling efektif. Apa yang dimaksud dengan menerapkan jam belajar secara disiplin? Maksudnya adalah anda harus membuat tidak ada kegiatan lain yang bisa dilakukan oleh anak-anak di waktu harusnya dia belajar. Anda harus mematikan televisi, internet, dan menyimpan alat-alat elektronik lainnya. Anda pun dapat menikmati anak anda belajar sambil membaca buku untuk mendisiplinkan anak anda, bahwa waktu tersebut memanglah waktu belajar dan bukan bermain.

    Memberikan Contoh yang Baik

Satu lagi cara agar anak anda mau belajar yang dapat anda coba adalah dengan memberikan contoh yang baik. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, anak yang mau belajar adalah anak yang melihat contoh ibunya atau ayahnya yang gemar belajar, misalnya dengan cara rajin membaca. Anda dapat menunjukkan contoh yang baik, tidak hanya dalam hal tersebut. Cara lain yang dapat anda lakukan adalah dengan memberikan contoh tidak terlalu sering menonton televisi.


    Mengajak Anak Berlibur sehabis Ujian

Mengajak anak berlibur sehabis ujian merupakan satu lagi cara mendidik anak anda untuk mau rajin belajar. Cara ini memang terlihat sederhana, namun dapat memotivasi anak anda untuk dapat belajar dengan rajin dan menyelesaikan ujian dengan baik. Setelah ujian selesai, anak-anak akan tahu bahwa orang tuanya akan mengajak ia untuk berlibur. Untuk itu, anak-anak pun akan berusaha semaksimal mungkin untuk membanggakan orang tuanya dengan menyelesaikan pendidikan dengan baik.

    Pelajari Bagaimana Tipe Belajar Anak Anda

Satu lagi cara mendidik anak agar mau belajar yang dapat anda lakukan adalah dengan mengetahui bagaimana tipe belajar anak anda. Setiap orang diketahui memiliki tipe belajar yang berbeda dan harus disesuaikan untuk dapat membuat belajar menjadi lebih menarik. Anda dapat membawa anak anda ke psikolog atau dapat meminta saran dari gurunya untuk mengetahui bagaimana anak anda lebih mudah belajar. Dengan mengetahui tipe belajar anak anda tersebut, kemudian anda pun dapat menyesuaikan berbagai alat pembantu belajar dengan menyesuaikan tipe belajar anda itu sendiri.


    Berikan Waktu Istirahat Belajar untuk Anak

Setiap orang dapat merasakan jenuh dalam melakukan aktivitasnya. Kejenuhan itu dapat juga terjadi dalam hal belajar. Oleh karena itu, anda pun harus memberikan waktu istirahat untuk anak-anak anda dalam belajar. Jangan sampai anak anda menjadi jenuh dan berontak tidak ingin belajar lagi akibat dari kejenuhan yang terlalu memuncak. Anda dapat memberikan waktu istirahat belajar misalnya di hari sabtu dan minggu. Berikan kebebasan pada anak dan jangan terapkan waktu belajar di hari libur. Ajarkan anak anda untuk memutuskan sendiri apakah ia harus belajar atau tidak. (Baca Juga: Ciri Ciri Pria Bertanggung Jawab)

    Buatlah Suasana Rumah Nyaman untuk Belajar

Anak-anak hanya dapat belajar dalam suasana rumah yang nyaman. Jika orang tua sering bertengkar, maka belajar tidak menjadi prioritas utama lagi bagi anak. Oleh karena itu, orang tua memiliki peranan yang besar dalam menentukan seorang anak untuk rajin belajar atau tidak. 

Selasa, 14 Mei 2013

pengertian prestasi belajar

  


Setiap pendidik tentu sangat mengharapkan anak didiknya agar berprestasi seoptimal mungkin baik pada jalur akademik maupun non akademi. Prestasi memiliki pengertian yang sangat luas. Apabila peserta didik dapat mencapai cita-cita atau minimal dapat menyelesaikan tugas dari guru maupun orang lain maka ia disebut berprestasi.

Prestasi Belajar banyak diartikan sebagai seberapa jauh hasil yang telah dicapai siswa dalam penguasaan tugas-tugas atau materi pelajaran yang diterima dalam jangka waktu tertentu. Prestasi Belajar pada umumnya dinyatakan dalam angka atau huruf sehingga dapat dibandingkan dengan satu kriteria (Prakosa, 1991).

Prestasi Belajar Siswa  adalah  hasil  yang  telah  dicapai  dari  yang  telah dilakukan/dikerjakan  (Kamus  Besar  Bahasa  Indonesia,  2003:  895), sedangkan  menurut  Tu’u  (2004:75)  prestasi  belajar  adalah penguasaan pengetahuan  atau  keterampilan  yang  dikembangkan  oleh  mata pelajaran,  lazimnya  ditunjukkan  dengan  nilai tes  atau  angka  nilai  yang diberikan  oleh  guru.  Menurut  Sukmadinata  (2003:  101),  “Prestasi Belajar   adalah  realisasi  atau  pemekaran  dari  kecakapa-kecakapan potensial atau kapasitas yang dimiliki seseorang”.

Prestasi Belajar kemampuan seorang dalam pencapaian berfikir yang tinggi. Prestasi Belajar harus memiliki tiga aspek, yaitu kognitif, affektif dan psikomotor. Prestasi Belajar adalah hasil yang dicapai sebaik-baiknya pada seorang anak dalam pendidikan baik yang dikerjakan atau bidang keilmuan. Prestasi Belajar dari siswa adalah hasil yang telah dicapai oleh siswa yang didapat dari proses pembelajaran. Prestasi Belajar adalah hasil pencapaian maksimal menurut kemampuan anak pada waktu tertentu terhadap sesuatu yang dikerjakan, dipelajari, difahami dan diterapkan.

Winkel (1996:226) mengemukakan bahwa Prestasi Belajar merupakan bukti keberhasilan yang telah dicapai oleh seseorang. Maka Prestasi Belajar merupakan hasil maksimum yang dicapai oleh seseorang setelah melaksanakan usaha-usaha belajar. Sedangkan menurut Arif Gunarso (1993 : 77) mengemukakan bahwa Prestasi Belajar adalah usaha maksimal yang dicapai oleh seseorang setelah melaksanakan usaha-usaha belajar.

Prestasi Belajar di bidang pendidikan adalah hasil dari pengukuran terhadap peserta didik yang meliputi faktor kognitif, afektif dan psikomotor setelah mengikuti proses pembelajaran yang diukur dengan menggunakan instrumen tes atau instrumen yang relevan. Jadi Prestasi Belajar adalah hasil pengukuran dari penilaian usaha belajar yang dinyatakan dalam bentuk simbol, huruf maupun kalimat yang menceritakan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak pada periode tertentu. Prestasi Belajar merupakan hasil dari pengukuran terhadap peserta didik yang meliputi faktor kognitif, afektif dan psikomotor setelah mengikuti proses pembelajaran yang diukur dengan menggunakan instrumen tes yang relevan.

Prestasi Belajar dapat diukur melalui tes yang sering dikenal dengan tes Prestasi Belajar. Menurut Saifudin Anwar (2005 : 8-9) mengemukakan tentang tes Prestasi Belajar bila dilihat dari tujuannya yaitu mengungkap keberhasilan sesorang dalam belajar. Testing pada hakikatnya menggali informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Tes Prestasi Belajar berupa tes yang disusun secara terrencana  untuk mengungkap performasi maksimal subyek dalam menguasai bahan-bahan atau materi yang telah diajarkan. Dalam kegiatan pendidikan formal tes Prestasi Belajar dapat berbentuk ulangan harian, tes formatif, tes sumatif, bahkan ebtanas dan ujian-ujian masuk perguruan tinggi.Pengertian Prestasi Belajar adalah sesuatu yang dapat dicapai atau tidak dapat dicapai. Untuk mencapai suatu Prestasi Belajar siswa harus mengalami proses pembelajaran. Dalam melaksanakan proses pembelajaran siswa akan mendapatkan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan.


Maryanto (dalam Yulita, 2008) mengatakan bahwa seseorang yang telah berusaha untuk mencapai tujuannya dan berhasil, maka orang itu dinyatakan berprestasi. Lebih lanjut Maryanto menyatakan bahwa seseorang dinyatakan berprestasi bila mampu memberikan sesuatu yang terbaik bagi orang lain, mampu melakukan sesuatu dengan baik dalam segala hal, membuat impian menjadi kenyataan dan mampu menghentikan kebiasaan buruk.

Menurut W.S Winkel (1996 : 53) “Pengertian Prestasi adalah Bukti usaha yang dicapai pada suatu saat”.

Yaspir Ghandi Wirawan Dalam Wujono (1996 : 178) ” Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai oleh siswa dalam usaha belajarnya sebagai mana dicantumkan didalam nilai raportnya. melalui prestasi belajar seorang siswa dapat mengetahui kemajuan-kemajuan yang telah dicapai dalam prestasi belajar”.

Abu Ahmadi (1988 : 21) ”Prestasi Belajar adalah hasil belajar yang telah dicapai dalam suatu usaha dalam kegiatan belajar dan perwujudan prestasinya dapat dilihat dari nilai yang setiap mengikuti tes”.

Thantowy R. (1997 : 96) “Prestasi Belajar adalah tanda atau simbul keber hasilan yang telah dicapai dari usaha belajar,tanda atau simbul tersebut biyasanya dinyatakan dalam nilai,angka atau huruf”.

Ad Placement

kelas

civic

ppkn